SINS88 10 Konsep Esensial Geografi Beserta Contohnya

SINS88 10 Konsep Esensial Geografi Beserta Contohnya – Konsep Geografi – Geografi merupakan suatu kajian ilmu pengetahuan yang memberikan cakrawala yang sangat signifikan bagi bumi sebagai tempat tinggal manusia. Perbedaan geografi dengan disiplin ilmu lainnya terletak pada bagian ontologinya, yaitu berupa objek material yang diterapkan pada objek yang dipelajari dalam pendekatan, prinsip, dan konsep. Dalam praktiknya, geografi mempunyai konsep tersendiri yang erat kaitannya dengan permasalahan sosial di masyarakat. Oleh karena itu kajian ilmu ini selalu mempunyai konsep geografi yang terus berkembang.

Kata geografi yang sering kita dengar sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu “Geo” dan “Graphein”. Kata “Geo” berarti bumi dan “Graphein” berarti “lukisan”, “deskripsi” atau “tulisan”. Jadi dapat dikatakan geografi adalah gambaran atau gambaran bumi.

10 Konsep Esensial Geografi Beserta Contohnya

SINS88 Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), geografi adalah ilmu tentang permukaan bumi, iklim, jumlah penduduk, tumbuhan, fauna dan hasil yang diperoleh dari bumi.

Konsep Esensial Geografi Dan Contohnya Menurut Seminar

SINS88 Cara pandang geografis dalam memandang bumi sebagai tempat hidup makhluk hidup bukanlah sebagai cara untuk menginventarisasi seluruh fenomena yang tersebar di permukaan bumi. Perspektif ilmiah geografi terhadap suatu fenomena di permukaan bumi memerlukan sejumlah konsep dasar dan esensial yang saling berhubungan (Marhadi, 2014). Menurut Suharyono dan Moch Amien (1994), istilah dasar geografi merupakan istilah terpenting yang menggambarkan struktur ilmu itu sendiri.

Saat Anda mempelajari dasar-dasar geografi, buku Teknik Geografi Akurat karya Rino Agustianto, S.Pd dapat membantu Anda menjadi lebih tertarik mempelajari dan mempraktikkan berbagai jenis soal terkait.

Geografi sebagai suatu kajian ilmiah juga mempunyai apa yang disebut dengan konsep geografi. Suharyono dan Moch Amien (1994) menyatakan terdapat sepuluh konsep geografi, antara lain: konsep lokasi, jarak, morfologi, keterjangkauan, pola, aglomerasi, nilai guna, interaksi dan saling ketergantungan, diferensiasi kawasan, dan koherensi spasial. Berikut penjelasan lengkapnya:

Konsep tempat atau sering juga disebut konsep lokasi merupakan konsep utama yang menjadi ciri khas ilmu atau pengetahuan geografi sejak awal perkembangan geografi. Pada dasarnya lokasi terbagi menjadi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif.

Konsep Esensial Geografi

Lokasi absolut artinya menunjukkan suatu lokasi tertentu, misalnya letak suatu benda di permukaan bumi yang ditentukan oleh sistem koordinat lintang dan bujur. Lokasi ini bersifat mutlak dan angka koordinatnya tidak akan berubah. Konsep geografis ini biasanya sulit diubah dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengalami fenomena tersebut.

Sedangkan yang dimaksud dengan letak relatif adalah suatu konsep geografis yang bersifat dinamis atau dalam geografi biasa disebut dengan letak geografis yang biasanya dikaitkan dengan strategis atau tidaknya suatu tempat. Nilai yang terkandung dalam tinggi rendahnya suatu benda ditentukan oleh benda tersebut atau benda lain yang berhubungan dengan benda pertama yang menjadi titik perhatian.

Nilai suatu benda berdasarkan letaknya dapat berubah karena perubahan keadaan luar yang berhubungan dengan benda tersebut. Konsep letak suatu tempat di permukaan bumi mempunyai nilai ekonomi jika dikaitkan dengan harga.

Di daerah dingin masyarakatnya cenderung berpakaian tebal atau hangat, nilai tanah atau tanah untuk perumahan akan berkurang jika dekat dengan pabrik, kuburan, pasar, terminal angkutan umum akibat kebisingan dan pencemaran yang terjadi di lingkungan.

Cara Mudah Menyusun Materi Esensial Dalam Kurikulum 2022

Buku berjudul Geografi Sejarah Indonesia dapat membantu Anda memahami konsep lokasi ini, dimana terdapat penjelasan mengenai tata wilayah dan jumlah penduduk suatu tempat. Jika Grameds tertarik, klik “beli sekarang” di bawah.

Konsep jarak secara geografis berkaitan dengan lokasi karena nilai suatu benda dapat ditentukan oleh jaraknya terhadap benda lain. Konsep geografis ini juga terbagi menjadi dua, yaitu jarak absolut dan jarak relatif. Jarak mutlak berarti jarak dalam satuan tertentu atau jarak sebenarnya.

Sedangkan jarak relatif adalah jarak yang digambarkan pada peta isokron yang menunjukkan jarak yang dapat ditempuh dalam waktu yang sama, peta isopodik menunjukkan jarak yang ditempuh dengan biaya yang sama, dan peta isokron menunjukkan wilayah yang kecepatan angkutannya sama.

Jadi konsep jarak geografis dikaitkan dengan manfaat yang diperoleh, sehingga masyarakat cenderung memperhatikan jarak. Oleh karena itu, konsep jarak ini sering digunakan oleh para pemilik usaha agar setiap pengiriman dapat diperhitungkan secara maksimal.

Kompetensi Dasar Memahami Pengetahuan Dasar Geografi Dan Terapannya Dalam Kehidupan Sehari Hari. Menyajikan Contoh Penerapan Pengetahuan Dasar Geografi.

Konsep morfologi menggambarkan permukaan bumi akibat penurunan atau peninggian suatu wilayah oleh proses geologi yang biasanya disertai dengan erosi dan sedimentasi sehingga ada yang berbentuk pulau-pulau, daratan pegunungan besar dengan lereng yang terkikis, lembah, dan aluvial. negara.

Konsep morfologi ini juga berkaitan dengan bentang alam yang dipengaruhi oleh erosi, pengendapan, penggunaan lahan, ketebalan tanah, dan ketersediaan air. Dataran dengan kemiringan tidak lebih dari 5 derajat merupakan kawasan yang cocok untuk pemukiman dan pertanian serta kegiatan lainnya.

Konsep aksesibilitas adalah apakah suatu tempat dapat dijangkau dari tempat lain atau tidak. Keterjangkauan tergantung pada jarak yang ditempuh dan diukur dengan jarak fisik, biaya, waktu dan berbagai kendala medan. Dengan konsep ini seseorang akan mengetahui waktu yang dibutuhkan dan biaya yang harus dikeluarkan ketika ingin pergi ke suatu daerah.

Seiring dengan kemajuan teknologi, transportasi dan perekonomian, keterjangkauan meningkat sehingga jarak menjadi sangat pendek dan dunia menjadi global dan lebih mudah diakses. Oleh karena itu, konsep geografis cukup dapat memudahkan masyarakat untuk mencapai suatu tempat.

Konsep Geografi Ikatan Geograf Indonesia

Rendahnya keterjangkauan tentu akan berdampak pada sulitnya maju dan berkembangnya suatu daerah. Konsep keterjangkauan merupakan interaksi antar tempat, sehingga dapat dijangkau baik dengan kendaraan umum, angkutan tradisional, maupun berjalan kaki.

Konsep pola artinya berkaitan dengan sebaran fenomena yang ada di permukaan bumi, baik fenomena alam seperti aliran sungai, sebaran vegetasi, jenis tanah dan curah hujan maupun fenomena sosial budaya seperti pemukiman, sebaran penduduk, mata pencaharian. . , dan jenis perumahan tempat orang tinggal. Dengan konsep pola ini maka persebaran yang terjadi di muka bumi ini akan lebih mudah diketahui banyak orang.

Dalam konsep geografi, kita akan mempelajari pola dan sebaran fenomena, memahami maknanya dan mencoba memanfaatkannya. Konsep pola merupakan bentuk interaksi manusia dengan lingkungan atau interaksi alam dengan alam dan sosial budaya. Jadi jika kita ingin melihat suatu fenomena yang terjadi pada suatu daerah, kita dapat menggunakan istilah geografi pola.

Pola aliran sungai berkaitan dengan struktur geologi dan jenis batuan. Pola pemukiman penduduk terkait dengan sungai, jalan, bentang alam, dan sebagainya.

Penjelasan Konsep Ruang Dan Waktu Dalam Pembelajaran Sejarah

Lebih mudah mencari alamat rumah Resti di real estate dibandingkan mencari alamat Husein yang tinggal di desa. Sebab, penataan perumahan ala Resti di kawasan properti lebih tertata dibandingkan penataan kawasan ala Husein yang kurang terencana di kota.

Konsep aglomerasi berarti pengelompokan berbagai kegiatan manusia untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, misalnya pemukiman, kegiatan pertanian, perdagangan, dan lain-lain. Berbagai realitas geografis yang dapat dikaji dengan konsep aglomerasi terutama menyangkut aspek kemanusiaan.

Konsep aglomerasi adalah suatu kecenderungan penyebaran yang mengelompok pada wilayah yang relatif sempit dan menguntungkan baik dari segi kesamaan gejala maupun adanya faktor-faktor umum yang menguntungkan. Pola aglomerasi penduduk ini terbagi menjadi tiga, yaitu pola berkelompok, pola berdistribusi acak, dan pola berdistribusi teratur.

Ada kecenderungan terjadinya pengelompokan perumahan di perkotaan bagi mereka yang berasal dari wilayah yang sama, pengelompokan perumahan di kawasan pertanian, dekat badan air dan sebagainya. Masyarakat kaya tinggal di kawasan elite, sedangkan masyarakat miskin tinggal di kawasan kumuh.

Pengertian Geografi, Sejarah, Objek, Cabang Ilmu, Dan Konsepnya

Istilah nilai manfaat mengandung arti bahwa interaksi manusia dengan lingkungannya diberi nilai penting dalam aspek tertentu. Hal ini berkaitan dengan fungsi fisik seperti penyerapan air, habitat hewan dan iklim mikro. Fungsi sosial seperti estetika dan ruang bermain. Jenis fauna tertentu harus diberi nilai guna karena fungsinya dalam ekosistem.

Kegunaan suatu kawasan mempunyai nilai tersendiri bagi masyarakat yang mendiaminya. Kawasan sejuk di pegunungan yang jauh dari kebisingan, seperti Dieng, Bogor, kerap dijadikan tempat relaksasi dan peristirahatan. Lahan pertanian yang subur lebih bernilai bagi petani dibandingkan bagi nelayan atau pekerja kantoran. Sederhananya, konsep utilitas memungkinkan kita memahami fungsi maksimal suatu lokasi geografis.

Konsep interaksi adalah suatu bentuk hubungan timbal balik antara dua wilayah atau lebih yang dapat menghasilkan realitas, penampakan, dan permasalahan baru. Dalam konsep interaksi, suatu fenomena bergantung pada fenomena lainnya.

Contoh: interaksi antara kota dan kota terjadi akibat adanya perbedaan potensi alam. Kota menghasilkan bahan mentah sedangkan kota menghasilkan produk industri. Kedua wilayah ini saling terhubung sehingga terjadi interaksi.

Pengertian Mutasi Gen Beserta Sejarah, Jenis Jenis, Faktor, Dampak, Dan Contohnya

Konsep interaksi dan saling ketergantungan ini mengandung arti bahwa setiap daerah tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, melainkan memerlukan hubungan dengan daerah lain sehingga menimbulkan hubungan interaksi (timbal balik) berupa arus barang, jasa, komunikasi, distribusi gagasan, dan seterusnya. .

Daerah pedesaan menghasilkan lebih banyak bahan mentah untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai lebih. Sedangkan kawasan perkotaan lebih sering dijadikan tempat pembuatan produk industri. Oleh karena itu, baik kota maupun desa saling terhubung dan saling membutuhkan, sehingga terjadilah interaksi.

Konsep geografis yang kesembilan adalah diferensiasi teritorial. Daerah atau kawasan di permukaan bumi mempunyai kondisi fisik, sumber daya, dan manusia yang berbeda-beda. Gejala geografis yang berbeda dan permasalahan yang tersebar di ruang angkasa mempunyai karakteristik yang berbeda pula.

Permasalahan perkotaan yang serupa di kota yang berbeda memerlukan alternatif penyelesaian masalah yang berbeda pula sesuai dengan karakteristik keruangannya. Fokus ilmu geografi inilah yang memerlukan adaptasi dalam pengkajian ilmu di lapangan agar dapat menghasilkan pemecahan masalah yang maksimal.

Pdf) Bahan Ajar Geografi A4

Struktur ruang atau sebaran spasial suatu wilayah mempunyai keterkaitan dengan wilayah lainnya. Daerah-daerah di permukaan bumi mempunyai nilai-nilai yang berbeda-beda didalamnya. Misalnya budidaya sayuran yang dilakukan di daerah pegunungan, perikanan laut atau bendungan di daerah pesisir, daerah perkotaan yang didominasi oleh bentang alam budaya mempunyai tata ruang yang berbeda dengan daerah perdesaan yang didominasi oleh bentang alam.

Geografi merupakan ilmu sintetik yang berarti hubungan antara fenomena fisik dan manusia yang menjadi ciri suatu wilayah dengan pola integrasi atau

10 konsep esensial geografi dan contohnya, konsep esensial geografi dan contohnya, 10 konsep geografi dan contohnya, konsep geografi beserta contohnya, konsep esensial geografi, 10 konsep geografi beserta gambarnya, 10 konsep esensial geografi, konsep geografi dan contohnya, konsep dasar geografi beserta contohnya, 10 konsep geografi beserta contohnya, 10 contoh konsep geografi, konsep esensial geografi beserta contohnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *